Logo Design by FlamingText.com
Logo Design by FlamingText.com

Selasa, 24 Juli 2012

Wisata Pulau Weh Sabang Memukau Ribuan Mata

Wisata Pulau Weh Sabang Memukau Ribuan Mata

Hari ini Tiga Puluh Juni Dua Ribu Sebelas, di hari penutup bulan enam ini saya ingin berbagi keindahan sebuah pulau yang memancarkan panorama alam laut yang memukau ribuan mata.
Pulau yang satu ini berada sangat strategis di pucuk Sumatera. Panorama indahnya memukau semua orang untuk mengunjunginya. Sabang, begitu orang-orang mengenalnya.
Sabang merupakan sebuah nama administrasi dari salah satu kota di Provinsi Aceh. Ramai juga orang-orang mengenalnya dengan Pulau Weh. Pulau Weh inilah yang menjadi wilayah administrasi dari Kota Sabang.  Dengan Jaraknya sekitar 14 mil atau 22,5 Km dari Banda Aceh yang dapat ditempuh kurang lebih selama 2 jam dengan kapal Fery dan 45 menit dengan kapal cepat, anda akan berada di penuh kenangan ini .
Sejarah menyebutkan bahwa pulau ini diberinama Weh “pindah” karena dulunya pulau ini bersambung dengan Sumatera. Pisahnya Pulau Weh dengan Pulau Sumatera dikarenakan oleh letusan gunung berapi.  Sabang sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu Shabag yang artinya gunung meletus. Gunung berapi yang menjadi bagian dari sejarah tersebut masih dapat dijumpai di Jaboi dan Pria Laot yang gunung berapinya berada di dalam laut. Gunung berapi Pria Laot dapat anda saksikan hanya dengan menyelam atau snorkeling pada kedalaman 9 meter.
Sabang memiliki pantai yang begitu indah dan eksotis. Ditambah lagi lautnya yang langsung berhubungan dengan Samudera Hindia. Tak heran banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Sabang ini. Lokasinya yang begitu strategis, yang mudah diakses dari benua lain menjadikan Sabang sebagai tempat wisata atau honeymoon.
Banyak pilihan aktivitas yang bisa dilakukan di pulau ini, mulai dari diving, snorkeling, swimming atau bahkan hanya relaksasi di pantai sambil berjemur dan menyaksikan sunset. Semua aktivitas ini dapat anda penuhi di Pantai Rubiah, Pantai Iboh, Pantai Gapang, Pantai Sumur Tiga begitu juga di Pantai Anoi Itam.
Anda akan melupakan kerjaan, tugas dan segala kejenuhan keseharian anda ketika berada di pulau ini. Menikmati indahnya taman laut dengan diving atau snorkeling akan membuat relaks tubuh dan pikiran anda. Akhiri hari dengan pemandangan sunset yang indah lengkapi kesenangan anda berlibur ke Pulau Weh Sabang.
Posted in Sabang, Wisata | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Kuah Pliek U ala Aceh Besar

Berawal dari pembicaraan hangat seputaran kuliner Aceh, muncul topik mengenai kuliner dari Aceh Besar. Modifikasi dari sajian khas Aceh yang menjadi kuliner istimewa ini membuat Kuah Pliek U ala Aceh Besar sedikit berbeda. Kuah Pliek U ala Aceh Besar dimasak bersama Cue. Cue merupakan salah satu jenis kerang/keong yang biasa ditemukan di zona estuaria. Bagi Masyarakat Aceh Besar dan sekitarnya, Cue dapat diperoleh di wilayah Leupung. Leupung menjadi tempat khas untuk menemukan kerang jenis ini.
Keunikan Kuah Pliek U ala Aceh Besar tidak hanya terletak pada penambahan Cue kedalamnya, namun Keunikan juga muncul pada saat kita melahapnya. Bagi anda yang baru saja mengenal sajian ini akan dibuat repot dan butuh waktu untuk melahapnya.  Menyantap Cue dalam Kuah Pliek U ini harus memilki keahlian khusus. Bagaimana tidak, Cue yang hanya memiliki lubang kecil ini harus dikeluarkan dari cangkangnya untuk melahap dagingnya.
Sekarang anda bertanya-tanya bagaimana cara menikmati sajian khas ini. Tidak sulit untuk mencobanya, anda hanya butuh sedikit tenaga untuk menyedot daging Cue dari lubang cangkangnya menggunakan mulut anda. Jika anda ternyata belum berhasil mengeluarkannya, anda dapat mengulanginya. Sebentar, anda juga perlu trik untuk melakukannya untuk kali kedua. Anda harus menarik kembali daging Cue dengan menyedot punggungnya, itu juga anda lakukan dengan mulut anda. Nah, sekarang baru anda ulangi lagi keluarkan daging Cue dari cangkangnya.
Bagi masyarakat Aceh Besar, keahlian menyantap Cue ini sudah tidak diragukan lagi. Anda juga akan sama mahirnya jika anda sudah mencobanya. Kali pertama mungkin anda memiliki kesulitan, namun kali kedua, ketiga dan seterusnya anda telah menjadi orang Aceh Besar.
Sekarang saatnya anda yang sedang baca tulisan ini untuk mencobanya. Tidak hanya Cue Kuah Pliek U, masih banyak kuliner Aceh yang harus anda coba. Selamat mencoba.
Posted in Aceh Besar, Kuliner, Visit Banda Aceh, Wisata | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Berbagi Untuk Konservasi


Dua Lima Juni Dua Ribu Sebelas, aktivitasku kembali ke laut. Berawal dari berbagi ilmu dalam proses pemantauan kondisi ekosistem terumbu karang, hingga berlanjut pada aplikasi langsung bagi beberapa peserta Pelatihan Pemantauan Terumbu Karang Berbasis Masyarakat.
Pelatihan ini aku lakukan bersama tiga temanku yang sepaham, seilmu dan sepayung pada dunia pesisir dan laut, khususnya pada ekosistem terumbu karang. Besarnya peran dan fungsi terumbu karang, resiko ancaman yang tinggi, hingga melihat semangat masyarakat setempat untuk menjaga potensi laut yang mereka miliki, sepakat aku bersama tiga rekanku untuk menunjuk Ujung Pancu sebagai tempat strategis melakukan pelatihan ini.
Ujung Pancu merupakan nama geografis dari salah satu wilayah administrasi Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Wilayah ini memiliki potensi hutan hujan tropis dan pesisir yang memiliki potensi pesisir dan laut yang begitu besar. Berlatarbelakang pada kondisi ini, maka pelatihan ini penting bagi peserta untuk menentukan masa depan potensi wilayah pesisir tempat tinggal mereka.
Pemantauan menggunakan metode Manta Tow dianggap tepat bagi peserta yang berlatarbelakang masyarakat awam dari pengetahuan ekosistem terumbu karang. Pelatihan dimulai dengan memperkenalkan ilmu dasar tentang ekosistem terumbu karang dan memahami metode pemantauan yang akan dilakukan hingga berlanjut pada pemantauan langsung ke lingkungan sesungguhnya ekosistem terumbu karang.
Semangat peserta yang terlihat pada paras wajah mereka dapat menjadi poin berharga bagi aku dan tiga temanku. Materi hingga aplikasi ke lapangan dapat dilakukan dengan baik, ilmu yang telah diberikan menjadi harapan untuk dapat diaplikasikan pada waktu-waktu lainnya demi terkumpulnya data ekosistem terumbu karang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Slider(Do not Edit Here!)