Logo Design by FlamingText.com
Logo Design by FlamingText.com

Selasa, 24 Juli 2012

Pantai Pasir Putih Aceh


Beruntung karna kita hidup di zaman serba digital. Dengan kamera digital kita bisa mengabadikan banyak momen dan juga pemandangan indah yang pernah kita temui. Kita bisa melihat-lihatnya kembali sambil mengenang saat-saat indah tersebut. Coba bayangkan jika anda hidup di zaman penjajaha belanda dulu, tentu kita tidak akan bisa menyaksikan foto indah diatas.

Malam ini saya kembali melihat koleksi foto saya.  Dan saya teringat akan sebuah foto yang saya ambil senja hari di sebuah pantai pasir putih di banda aceh. Meskipun anda mengunjungi pantai yang sama, tapi tidak ada jaminan jika langit dan efek warna senja yang anda lihat akan sama.  kadang anda bisa melihat sunset atau warna senja yang luar biasa indah, ada kalanya juga pemandangan senja tersebut biasa saja. Jika anda sering ke pantai dan menyaksikan matahari tenggelam, anda akan menyadari perbedaan tersebut.  Atau lebih parahnya lagi, ada juga musim-musim dimana anda hanya bisa melihat awan, dan kegelapan, tanpa bisa melihat matahari tenggelam. Saya penyuka sunset, dimanapun saya berada jika saya bertemu dengan sunset maka saya selalu berdecak kagum. Saya sering hunting sunset di pantai pasir putir lampuuk dulu. Saya naik motor di sore hari, berpacu dengan waktu, berharap bisa melihat sunset.
Bagi anda yang pernah jalan-jalan ke Pantai lampuuk, anda akan setuju kalau pantai ini adalah salah satu pantai yang terindah di Indonesia. Sayangnya, berenang disini tidaklah aman karena ada arus yang bisa menarik anda masuk ke laut. Tetapi tetap saja anda bisa menemukan orang berenang di pantai ini. saya sendiri lebih suka lampuuk dari beberapa pantai yang pernah saya kunjungi: pantai anyer, parangtritis, cermin, pangandaran, pantai padang, pantai di kota mataram, pantai senggigi, kuta, sanur, pantai pasir putih manokwari, pantai plengkung di taman nasional, dan banyak pantai lainnya. Yang saya sukai dari lampuuk adalah pasir putih, tebing, dan deretan bukit yang membentang indah. Dan perpaduan warna ketika matahari tenggelam yang sangat memukau.  sampai dengan hari ini saya masih bisa merasakan keindahan dan juga kedamaian pantai tersebut.
Pemandangan pagi dan siang hari juga tidak kalah memukau.  Jika anda berkunjung ke Banda Aceh, maka pantai ini harus ada masukan sebagai salah satu list tempat yang wajib dikunjungi. sekitar 10 menit dari lampuuk anda bisa melanjutkan perjalanan ke pantai loknga.  Jika lampuuk adalah pantai berpasir putih, maka loknga adalah pantai berkarang. Disini anda bisa memancing. Dan jika nada beruntung anda akan membawa banyak ikan karang pulang. Jika anda ingin ketenangan dan pantai yang sunyi dan sepi maka waktu terbaik untuk mengunjungi pantai ini adalah hari senin-jumat. Sabtu pagi biasanya masih relatif sepi, namun sabtu sore sudah mulai ramai. Sedangkan minggu, pantai ini akan penuh dan juga sesak oleh pengunjung dari pagi hingga matahari tenggelam.
Jarak Pantai ini dari kota banda aceh adalah sekitar 40 menit dengan motor atau mobil.  kendaraan umum relatif jarang, jika anda ingin menikmati hembusan angin segar, dan memanjakan mata anda dengan hamparan sawah dan bukit maka saya sarankan agar anda merental motor.  Rental motor sekitar 80-100 ribu per hari.  Alternatif lain jika anda tidak memiliki kendaraan sendiri adalah dengan becak atau taksi.  Tarif becak dari kota, jika anda pintar menawar adalah sekitar 40-50 ribu pulang pergi, jika anda naik taksi, ongkosnya mungkin sekitar seratus PP dari kota.  Kendaraan umum, sejenis angkot di aceh di sebut labi-labi, anda bisa naik labi-labi jurusan loknga, ongkosnya sekitar 8- 10 ribuan (satu kali jalan).

Penginapan di Medan dan Aceh

Jika saya ditanya apa saja tempat yang pernah saya kunjungi, dimana hotel tempat saya menginap, dimana restoran tempat saya makan, maka saya tidak akan ingat.
Saya memiliki kelemahan dalam mengingat hal secara detail. Saya juga jarang menyimpan alamat dan nomor telfon. Kadang saya bisa mengingat nama restoran tersebut tetapi jika saya disuruh mengingat nama jelannya maka saya akan kesulitan. Seperti, jika saya berkunjung ke Lhokseumawe di Propinsi Aceh saya suka makan di Ayam Penyet pak Ulis. Ayamnya gurih dan enak, dan harganya juga relatif murah. Ketika saya berkunjung kesana saya ditemani oleh teman saya yang sudah sering mampir ke Aceh. Dan masalahnya baru muncul ketika saya berangkat sendiri, karena saya tidak bisa mengingat nama jalan, maka mobil rental yang saya tumpangi tidak bisa mengantarkan saya kesana. Akhirnya saya berakhir di rumah makan padang “Nanak” di jalan perdagangan Lhokseumawe. Tidak buruk juga, makanannya lumayan enak dan harganya juga murah.
Teman saya menasihati saya agar tidak lupa saya harus membiasakan mencatat. Dibawah ini adalah sedikit catatan yang mungkin bisa dipakai sebagai referensi.
- Jika anda kebetulan ke kota Medan, anda seharusnya tidak bingung memilih hotel. Hotel di medan sangat banyak. Saya sendiri sudah sering ke Medan dan  sudah pernah menginap baik di hotel murah (dibawah 150 ribu) maupun hotel mahal (diatas 500 ribuan).  Seperti yang saya jelaskan diatas saya tidak bisa mengingat lagi namanya. Saya hanya ingat kalau saya pernah menginap di hotel cherry pink seharga 180 ribuan (kalau tidak salah). Fasilitas yang saya dapat adalah kamar dengan tempat tidur ukuran king size, AC, kulkas, dan kamar mandi dengan bak mandi (kurannya cukup kecil). Hostelnya bersih dan dekat dari jalan raya. Di depan hotel di dekat meja resepsionis ada cafe kecil. Terakhir kunjungan saya ke medan minggu lalu saya menginap di hotel Grand Angkasa, saya mengambil kamar superior dan membayar seharga 495 ribu per malam. Kamarnya bagus, ada TV flat screen, AC, kamar mandi yang luas lengkap dengan bak mandi, ada akses internet gratis yang bisa diakses dari kamar, ada kulkas kecil, dan ketika sarapan pagi pilihan menunya juga beragam. Hal yang menarik lainnya, liftnya hanya bisa dimasuki oleh penghuni kamar saja. Privasi sangat terjaga. Hotel ini terletak di Jl. Sutomo no 1. No telfon 061-4555-888. Di hotel juga ada kolam renang dan tempat fitness.

- Jika berencana berkunjung ke Lhokseumawe Aceh, maka anda bisa menginap di Hotel Harun Square. Dibawah hotel ini terdapat Suzuya, mereka berada dalam satu gedung. Teman saya sudah pernah menginap disini, dan katanya hotelnya bagus. Harganya mulai dari 400an. Saya sendiri belum pernah menginap disana. Ketika kunjungan saya ke Aceh beberapa hari yang lalu saya menginap di Hotel Lila Wangsa. Alamat hotel ini adalah: Jl. Iskandar muda, telp 0645 41188. Harga kamar mulai dari 150 ribuan. Saya menginap di kamar deluxe seharga 250.000 per malam, ada koneksi Internet dengan menggunakan speedy, kecepatannya sangat bagus. Sarapan pagi sudah dijatah, biasanya diantar ke kamar dengan segelas teh manis. Yang menarik di hotel ini adalah tamannya. Meskipun kecil tetapi tamannya cukup menarik. Di sebelah Lila Wangsa ini juga ada penginapan lain. Namanya Vina Vira. Vina Vira juga memiliki koneksi Internet dengan Wifi. Harga kamar hampir saya dengan Lila Wangsa.
- Sedangkan kalau anda di Kota Langsa, anda bisa menginap di Hotel Kartika. Teman saya menyarankan saya untuk menginap di hotel Kartini, tetapi karena supir mobil yang saya sewa tidak tahu alamat hotel tersebut akhirnya kita menginap di Hotel Kartika. Hotel ini terletak di jl. ahmad yani no 214 Telp. 21727. Harga kamar hotel berkisar dari 170 sampai dengan 350 ribu.
Hotelnya bersih dan di lobby ada TV LCD berukuran 42 inch. Sarapan pagi disediakan oleh hotel. Ada kopi dan nasi gurih (sejenis nasi uduk). Pelayanan hotelnya bagus dan ramah. Hotel ini terletak tak jauh dari Pom Bensin dan juga ada mini market yang cukup lengkap.  Ada akses Interent gratis di lobby hotel.  Koneksinya lumayan kenceng.

-Jika anda sedang berada di Aceh Tamiang dan ingin makan siang atau makan malam dengan sahabat-sahabat anda. Anda bisa berkunjung ke Pondok Lesehan “Nirwana”. Bangunan restaurant ini cukup unik karena atapnya terbuat dari rumbia dan dinding terbuat dari bambu serta tonggak tiang penyangga terbuat dari pohon kelapa.Bangunan sederhana namun sangat menarik. Dengan menggunakan atap rumbia maka susana disiang hari tidak akan terasa panas, dan angin juga berhembus keluar masuk restoran karena desainnya yang terbuka. Jika ada ingin lesehan tersedia pondok-ponsok kecil yang bisa diisi oleh sekitar 6 orang. Menu makanan sangat banyak: mulai dari lele bakar, lele goreng, ayam penyet, berbagai macam masakan bebek, berbagai macam masakan ikan, bakso, mie ayam, dan banyak menu istemewa lainnya. Tetapi jika perut anda sudah terlalu lapar jangan mampir kesini, karena nunggunya agak lama. Harganya juga relatif murah dan terjangkau. Sebagai contoh harga ayam penyet adalah 9000. – Jika anda sedang berada di Banda Aceh, anda tidak perlu bingung mencari rumah makan.
Tempat makan di Banda Aceh sangat banyak dan beragam. Jika anda ingin makan Masakan padang ada restaurant bunda di dekat pante pirak -simpang lima. Tidak jauh dari situ juga ada Pizza Hut, KFC. Jika anda mencari masakan Mie Aceh, anda bisa mampir di Mie Rajali di Peunayong. Ada juga rumah makan kecil tetapi enak pondok Jumbo tidak jauh dari Mie Rajali. Jika anda mencari menu nasional (atau chinese food) maka anda bisa ke Imperial Kitchen. Bisa dibilang kalau imperial Kitchen adalah restoran yang paling sukses di Banda Aceh. Dari dulu hingga sekarang restoran tersebut selalu ramai dikunjungi oleh orang-orang “penting” dan “berduit” di Aceh. Memang rasanya enak dan hargarelatif terjangkau. Misal: capcay seafood seharga 27.500, sapi lada hitam seharga 33.000, 1 piring nasi putih seharga 5000 dan fresh juice seharga 10.000. Sedangkan jika anda mencari masakan Aceh anda bisa ke rumah makan Aceh spesifik, atau kalau rumah makan Aceh favorit saya adalah Rumah Makan Ujung Batee di dekat simpang jambo tape.
- Harga rental mobil di dalam kota di Banda Aceh diluar bensin berkisar 400-500 ribu, dengan supir. Sedangkan rental mobil luar kota dengan supir diluar bensin adalah berkisar 500-600 ribu rupiah.
- Jarak dari Bandara ke Kota sekitar 30-45 menit dengan taksi/ mobil. Harga taksi dari bandara ke kota adalah sekitar Rp 60-70 ribu.
Hanya itu yang bisa saya ingat saat ini, dan informasi lain terkait denagn biaya akomodasi dan transportasi berdasarkan pengalaman saya akan segera menyusul (jika saya tidak lupa).

Aceh: Pemandangan spektakuler sepanjang Banda Aceh-Pidie

Aceh, banyak hal yang menarik yang bisa ditulis mengenai Aceh. Mulai dari wisata budaya, laut, gunung, hutan dan banyak yang lain yang tidak akan mudah untuk dilupakan.
Mungkin jika anda mendengar tentang aceh maka anda akan langsung teringat dengan sabang. Ya, sabang, adalah ujung barat dari Indonesia. Sabang memiliki pantai dan pemandangan bawah laut yang luar biasa bagus. Di sabang kita bisa mengunjungi kilometer nol yang juga merupakan kawasan hutan nasional. Tetapi kali ini kita tidak akan membahas hal tersebut.
Hal yang akan ditulis ini adalah mengenai pemandangan yang luar biasa yang akan anda temui dalam perjalanan dari banda aceh ke pidie. Saya cukup beruntung ketika saya berkunjung di Aceh dan melakukan perjalanan ke beberapa daerah cuaca di Aceh sangat bersahabat.
Ketika mulai meninggalkan kota Banda Aceh, memasuki kabupaten Aceh besar, mata saya langsung dimanjakan oleh pemandangan alam yang luar biasa indah. Disisi kiri dan kanan terdapat sawah yang baru saja ditanam dengan benih padi oleh bu tani (bapak tani tidak kelihatan). Sebagian padi yang ditanam disisi sawah yang lain sudah mulai besar yang terhampar cantik laksana permadani hijau. Dan tak lupa deretan bukit barisan yang berwarna hijau yang terlihat berkilau terkena cahaya matahari. Sungguh serasa bagaikan melihat lukisan hidup. Hamparan sawah yang dikelilingi oleh bukit barisan benar-benar pemandangan yang indah. Memasuki wilayah jantho masih di Aceh besar, kita akan mendapati banyak sungai jernih yang mengalir tenang. Sungai inilah yang mengairi sawah penduduk di aceh besar.
Memasuki daerah seulawah, saya semakin terkagum dengan pemandangan yang saya lihat. Langit biru yang dihiasi awan putih yang terbentang indah, gunung seulawah, pohon kelapa, pohon pinus, sapi yang sedang makan rumput dipinggir sawah, gubuk-gubuk kecil di pinggir sawah, jalanan beraspal lebar yang baru dibangun, pohon pisang, dan banyak hal menarik lainnya.
Meskipun matahari bersinar cukup terik saya meminta si bapak supir mobil rental yang saya kendarai untuk mematikan AC dan membuka kaca jendela. Angin segar berhembus lembut diwajah saya. Seakan mengerti dengan perasaan takjub saya atas pemandangan yang saya lihat, pak Supir tersebut memperlambat laju mobilnya, dia melaju dengan kecepatan 40 KM per jam. Disebelah kiri jalan saya melihat sekolah kepolisian negara seulawah yang meskipun bangunan sederhana terlihat sangat megah karena berada diatas bukit dengan latar belakang gunung seulawah, pepohonan yang hijau, dan langit biru serta awan yang terbentang indah. Jika anda beruntung tak jauh dari asrama brimob ini kita bisa bertemu dengan monyet atau bahkan dengan gajah. Hanya saja kali ini saya kurang beruntung. Beberapa menit setelah melalui asarama polisi, masih disebelah kiri jalan, anda juga akan melihat komplek bangunan “sekolah tinggi penyuluhan pertanian” komplek yang cukup luas yang dilengkapi dengan lahan percontohan. sepanjang perjalanan anda juga akan menjumpai banyak mesjid meskipun tidak terlalu besar namun model dan desain bangunan terkesan mewah. Saya tidak habis fikir kenapa malah lombok yang dijuluki kota seribu mesjid karena menurut saya julukan tersebut lebih tepat diberikan ke Aceh. Hampir seluruh mesjid yang saya temui bagus dan indah.
Memasuki kota sigli menuju Pidie dan Pidie Jaya, anda juga akan kagum melihat kompleks ruko yang terdapat disepanjang jalan. Bangunan ruko tersebut ada yang bertingkat 3 ada juga yang dua. Arsitektur dari ruko tersebut juga menarik. Ruko tersebut menjual mulai dari kebutuhan rumah tangga, baju, peralatan elektronik, dan tentunya warung kopi dan warung mie Aceh. Tanpa turun dari mobil dan membayar tiket masuk saya sudah merasa sangat terhibur dan berdecak kagum dengan keindahan alam yang saya lihat. Sayang saya bukan penyair sehingga saya tidak dapat melukiskan keindahan yang saya saksikan.

Sabtu, 21 Juli 2012

OBJECT  WISATA  NANGGROE  ACEH
Objek Wisata di Aceh

 

 

Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) adalah sebuah provinsi diujung Pulau Sumatera  beribu kota Banda Aceh. Berbatasan dengan Sumatera Utara dan Laut Cina Selatan. NAD terdiri dari 23 kabupaten / kota dengan total luas 56.500 km2. NAD memiliki suku asli Aceh, Gayo Alas, Tamiang & Siemeleu. Jika ekuitas di era saat ini masing-masing suku yang berbaur dengan suku-suku lain, baik dengan atau dengan imigran asli. Populasi hampir 99% dari NAD beragama Islam. Karena hal tersebut provinsi ini disebut Serambi Mekkah, karena secara historis  pertama kalinya Islam masuk ke Indonesia melalui Aceh.
NAD yang sekarang Anda akan melihat jauh berbeda, lebih modern, pembangunan yang lebih cepat, meskipun pada 26 Desember 2004 Provinsi ini dihancurkan oleh tsunami. Propinsi NAD masih memiliki hutan yang sangat luas, budaya masih kuat di genggaman dan memiliki sejarah yang luar biasa. Hal ini dapat Anda lihat dari banyaknya pemakaman dan Istana Raja, Sultan, Syekh, dan Ketua wilayah di masa lalu. NAD juga memiliki alam yang luar biasa indahnya, banyak air terjun, sumber air panas alam dan keindahan panorama pantai dari awal Kota Langsa sampai kota Banda Aceh.

 

 Masjid Raya BAITURRAHMAN

"objek wisata masjid baiturrahman aceh"

Masjid Baiturrahman Banda Aceh

Belum lengkap jika anda ke kota Banda Aceh belum mengunjungi Masjid raya Baiturrahman. Masjid ini merupakan kebanggaan masyarakat Aceh, yang merupakan landmark dan ikon Banda Aceh. Ini adalah masjid bersejarah karena masjid ini dibakar beberapa kali oleh Belanda, untuk pesta masjid menjadi simbol perjuangan Aceh melawan penjajah Belanda. Masjid Baiturrahman juga merupakan sejarah tsunami pada bulan Desember 2004, karena pada peristiwa Tsunami masjid Baiturrahman masih berdiri kokoh meski dihantam gelombang tsunami.

 

Makam Kerkhoff

"objek wisata pemakaman kerkoff banda aceh"
Pintu Gerbang Komplek Pemakaman Kerkhoff Banda Aceh
"objek wisata di indonesia"
Pemakaman Tentara Belanda Kerkhoff Banda Aceh
"holiday to indonesia"


Banda Aceh memiliki Komplek kuburan militer Belanda, Kerkhoff. Ini adalah salah satu Komplek pemakaman tentara Kolonial yang terbesar di dunia, sekitar 2.200 tentara, termasuk empat jenderal dimakamkan di sini, disini tempat para pejuang Aceh yang sangat gigih melawan Belanda colonialism. Perang Aceh terjadi di 1873-1904, perang yang menjadi Sejarah buat Belanda, ini adalah perang paling pahit yang dialami tentara Belanda.
Kerkhoff adalah Komplek Pemakaman kedua terbesar setelah Komplek Pemakaman Tentara Belanda yang terbesar di Belanda. Pemakaman Kerkhoff menjadi tempat Wisata yang menarik, terutama bagi wisatawan asing dari Belanda. Sampai saat ini Pemerintah Kerajaan Belanda sangat menghormati warga Banda Aceh karena Masyarakat setempat telah merawat dengan Rapi Komplek Pemakaman ini.

Goa Putri Pukes

"objek wisata goa putri pukes"
Objek Wisata Goa Batu Putri Pukes
"objek wisata di aceh"

Batu Putri Pukes

Goa Putri Pukes adalah salah satu objek wisata di kabupaten Aceh Tengah. Kisah ini menjadi legenda di antara mayarakat sekitar. Benar atau tidak legenda Putri Pukes, sampai sekarang tidak ada yang tahu. Goa Putri Pukes kini telah menjadi Tempat Wisata. Di dalam gua ada batu yang diyakini sebagai Putri Pukes, ada kendi & memiliki kursi batu serta alat pemotong kuno yang terbuat dari batu.
Abdullah, penjaga gua,  ia bercerita kalau batu tersebut semakin besar, karena terkadang batu itu menangis sehingga ada air  yang keluar dari dalam batu.
Abdullah mengatakan sementara sumur besar, setiap tiga bulan air di sumur itu kering dan air tidak ada, jika ada air orang pintar akan datang untuk mengambil air. Sementara Kendi / tempayan air yang telah menjadi batu pernah diambil orang, tetapi kembali lagi karena orang tersebut gelisah setelah mengambilnya.

 

Sumber Air Panas Simpang Balik

 

"holiday to aceh"

Objek Wisata Sumber Air Panas Wih Pesam Simpang Balik Aceh

Objek Wisata Sumber air panas Wih Pesam Simpang Balik sangat istimewa. Sumber air ini bersih dan tidak berbau. Didukung suhu lingkungan sangat dingin menghipnotis orang sekitar untuk berendam di kolam air panas.Saat ini ada 3 lokasi Mandi Air Panas Wih Pesam  Simpang balik. Orang sekitar biasa menyebutnya
Kolam Bawah
Kolam Atas
Kolam Tengah
Setiap Tempat mandi  memiliki dua kolam terpisah, satu untuk pria dan satu untuk wanita. Temperatur air kolam masing-masing berbeda. Berturut-turut dari yang paling panas ke yang lebih dingin, menengah-atas-bawah. Cukup membayar Rp 2000, -/org kita dapat memanjakan tubuh Anda dengan air hangat sehat.
Lokasi pemandian tersebut terletak di Simpang Balik  Tekengon Bireun kabupaten Bener Meriah. Terletak sekitar 25 km dari kota Takengon (Kab. Aceh Tengah) dan sekitar 75km dari kota Bireun (Bireun).
Pengunjung biasanya datang dari sore hingga malam. Pada hari2 libur apalagi pengunjung sangat ramai. Hampir tidak cukup lokasi pemandian ini. Jika Anda ingin mandi dengan puas & bisa berenang di biasanya akan datang saat pagi hari
.


 empat Obyek Wisata Di Aceh - Selamat datang di blog personal tentang Informasi Indonesia Topik yang Anda baca adalah Tempat Obyek Wisata Di Aceh, untuk mencari topik lain yang masih berkaitan dengan info Tempat Obyek Wisata Di Aceh, Anda bisa mencarinya di daftar kategori aceh, wisata aceh, wisata indonesia , terimakasih atas kunjungan Anda di blog Kumpulan Topik Artikel Berita Indonesia

Tempat wisata dan obyek wisata di Aceh : Provinsi Aceh atau biasa di sebut dengan Nanggroe Aceh Darusalam (NAD) memiliki potensi pariwisata yang menarik. Aceh merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia dan terletak di Pulau Sumatera dan paling barat.

Sebenarnya provinsi Aceh memiliki banyak obyek wisata liburan yang menarik misalnya saja tempat obyek wisata pantai Lhok-Nga yang terkenal itu. Selain pemandangannya yang cantik tempat obyek wisata yang ada di Aceh ini juga berpasir putih. Apalagi panorama perbukitan di sekitar pantai Lhok Nga.

Ada juga Danau Laut Tawar Aceh yang lokasinya ada di pegunungan. Lokasi danau ini terletak di daerah Takengon, Aceh Tengah. Tempat lain yang menarik adalah kolam Sumber Air Panas yang berlokasi di Simpang Balik jaraknya kira-kira 14 km dari Takengon. Wisatawan yang berlibur ke sini mempercayai kalau kolam yang juga sering di kunjungi wisatawan asing ini dapat mengobati beberapa jenis penyakit kulit.

Jika Wisatawan ingin berlibur ke Aceh selain, juga tempat obyek wisata sejarah misalnya saja Rumah Adat Tjut Meutia. Tjut Meutia adalah salah seorang pahlawan Nasional wanita yang berasal dari Aceh. Wisatawan bisa datang ke kecamatan Matangkuli, desa Pirak jika ingin tahu tentang Rumah adat Tjut Meutia.

Tidak hanya itu saja, wisatawan yang ingin tahu tentang bencana Tsunami juga bisa datang ke Museum Tsunami. Museum ini di dirikan untuk mengenang tragedi badai Tsunami yang terjadi pada desember 2004 lalu.

Untuk wisatawan suka tantangan bisa menikmati objek wisata Air Terjun 7, di beri nama Tujuh karena memiliki 7 Tingkatan. Di sini wisatawan bisa menikmati fasilitas arum jeram, dengan arus sungai yang menantang!

Untuk yang beragama Islam dan ingin melihat wisata religi bisa berkunjung Mesjid Agung Baiturrahman. Masjid ini konon merupakan salah satu Mesjid Termegah yang ada di Asia Tenggara.

Slider(Do not Edit Here!)